Uncategorized
Jenis-Jenis Maintenance Alat Berat yang dapat Anda Lakukan!
Alat berat merupakan alat utama untuk menghasilkan output yang maksimal. Pemakaian alat yang tepat juga menjadi faktor dari tercapainya produksi yang ditargetkan. Akan tetapi hal yang lebih mendasar dan tidak kalah pentingnya adalah bagaimana alat berat bisa dikelola dengan baik sehingga bisa memiliki ketersediaan yang cukup dan durabilitas yang optimal. Maka dari itu, artikel ini akan membedah mengenai jenis-jenis alat berat.
Berdasarkan jenisnya, maintenance alat berat dapat dibagi menjadi empat. Berikut adalah jenis-jenis dari maintenance alat berat:
Reactive Maintenance
Jenis pemeliharaan ini dilakukan sebagai reaksi setelah terjadinya gangguan maupun kerusakan pada alat berat yang beroperasi. Dalam hal ini, pemeliharaan dilakukan sebagai respons terhadap masalah yang muncul, bukan sebagai langkah pencegahan sebelum terjadinya kerusakan. Biasanya, reactive maintenance dilakukan saat alat berat sudah tidak berfungsi dengan baik dan perlu diperbaiki agar dapat kembali digunakan. Meskipun biasanya jenis maintenance ini kurang efisien, namun terkadang tidak terhindarkan karena kondisi lapangan yang tidak menentu.
Salah satu contoh dari reactive maintenance adalah memperbaiki kerusakan mesin setelah terjadinya kegagalan fungsi.
Preventive Maintenance
Jenis pemeliharaan ini dilakukan secara terjadwal dan sistematis untuk mencegah gangguan maupun kerusakan yang menghambat kinerja alat berat. Berbeda dengan reactive maintenance, preventive maintenance lebih disarankan karena lebih mampu memperpanjang umur alat berat, mencegah kemungkinan kerusakan, meminimalisir biaya yang dikeluarkan, serta memastikan alat berat dapat berfungsi optimal pada jangka panjang.
Beberapa contoh dari preventive maintenance adalah sebagai berikut:
- Inspection/Pemeriksaan: merupakan proses pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi alat berat dengan tujuan untuk memastikan bahwa alat berat memiliki kondisi yang baik dan aman untuk digunakan. Beberapa hal yang diperiksa antara lain mesin dan sistem penggerak, sistem pelumasan, sistem pendingin, ban, kelistrikan dan sistem baterai, dll. Adapun rentang waktu inspection/pemeriksaan dapat beragam mulai dari harian, mingguan, bulanan, ataupun tahunan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
- Greasing: merupakan proses pelumasan pada bagian-bagian tertentu dari komponen alat berat. Proses ini bertujuan untuk melindungi bagian-bagian alat berat tertentu yang karat. Komponen-komponen tersebut antara lain bantalan roda, engsel, sistem suspensi, dan bagian pivot point.
- Washing: merupakan proses pembersihan alat dari kotoran, debu, lumpur, minyak, oli, atau material lain yang menempel pada permukaan alat. Pembersihan penting dilakukan guna mencegah kerusakan serta memperpanjang ketahanan komponen-komponen alat berat. Beberapa hal yang menjadi komponen pembersihan pada alat berat antara lain pembersihan pada bagian mesin, radiator, eksterior, sistem hidrolik, dll.
- Tightening: merupakan proses yang ditujukan untuk melakukan pengecekan dan pengencangan komponen-komponen tertentu yang melonggar atau berpotensi terlepas akibat penggunaan alat berat. Proses ini penting untuk memastikan operasional alat berat berjalan dengan aman. Adapun beberapa hal yang menjadi komponen utama pengecekan proses tightening antara lain adalah baut dan mur pada sistem penggerak, konektor hidrolik, sistem suspensi yang menahan alat berat, sistem pengreman, dll.
Percayakan kami untuk menyediakan jasa dan supply sparepart untuk kebutuhan maintenance perusahaan anda!
PT. Mitra Jaya Loka telah memiliki berbagai pengalaman dalam menangani maintenance alat berat selama puluhan tahun pada klien yang berasal dari berbagai sektor terutama pertambangan, pertanian, dan konstruksi.
Kepuasan seluruh stakeholders adalah prioritas utama kami dalam bekerja.


